Featured Post

HATI SABAR RISKI TERHAMPAR


RASA NIKMAT DALAM PERJUANGAN

Setelah lelah dalam perjuangan akan ada rasa kepuasan dan merasakan betapa banyak nikmat Allah tercurahkan, kalau bukan karena luasnya karunia Allah dan nikmatnya aku bukan apa-apa. Sekeras apapun usahaku, itulah makna tawakal. Kamu bergantung kepada Allah dan melakukan sebab-sebab keberhasilan.

Sabarlah wahai hati dalam menjaga diri, menjadi anak yang membuat Ayah bangga di dunia dan akhirat. Sabarlah pahlawanku wahai Ayah yang peluh dan capaimu semoga menjadi ladang pahala demi memberikan senyuman di dalam keluarga.

RISKI HALAL TERHAMPAR

Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman : "Dan (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untuk kalian" (Qs. Al-Baqarah 29)

Syaikh As Se'di menafsirkan ayat ini :"Allah menciptakannya apa yang ada dibumi untuk kalian sebagai bentuk kebaikan Allah atas kalian dan bentuk rahmat-Nya, agar supaya dimanfaatkan dan dinikmati juga sebagai pelajaran, di ayat ini juga dalil bahwa asal segala sesuatu adalah boleh dan suci, karena kalimatnya dalam bentuk pemberian nikmat, dan bahwa Allah menciptakan agar dimanfaatkan maka apa yang membahayakan keluar dari maksud ini, dan diantara kesempurna'an nikma-Nya Allah larang kita dari segala macam keburukan (khobaaits)
(Tafseer As Sa'di)

Allah juga berfirman yang artinya : "Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi..(Qs Al-Baqarah 169).

dan kamu tahu bahwa yang diharamkan jika dibandingkan dengan apa yang Allah halalkan lebih banyak mana? lalu kenapa masih mencari yang haram?


JANGAN TAKUT, RISKIMU AKAN MENGHAMPIRIMU

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Sesungguhnya kalian tidak akan mati sampai sempurna jatah rezekinya" [HR. Baihaqi]

Artinya selama kita hidup, riski akan terus mengalir, Karena Allah yang memberikan riski dan Allah pemilik Riski.

Baca Juga : https://www.radiorodja.com/46738-anjuran-untuk-selalu-bertawakal-kepada-allah/

Bukan berarti kamu berdiam diri dan tiba-tiba ketiban emas, SubhaanAllah tidak ada konsep islam seperti itu. kamu pasti pernah melihat gagahnya seorang kepala keluarga, meski lemah badannya, beruban rambutnya namun ia tetap bekerja dan bertanggung jawab mencari nafkah untuk keluarga.
kemuliaan seorang lelaki, shalih taat kepada Allah tinggi tawakalnya kepada Allah bersamaan dengan itu ia juga mencari sebab-sebab dengan bekerja.

Jika kedua ini terkumpul, yaitu tawakal, kepasrahan hati kepada Allah, dibarengi dengan usaha Allah tidak akan menyia-nyiakannya.

Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman yang artinya : "Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupinya." (Qs At Thalaq 3).

kamu lihat burung kecil dipagi hari, ia kepakkan kedua sayapnya meninggalkan sarangnya, dan kembali disore hari dalam keadaan kenyang.

Rasulullah permisalkan tawakal seperti itu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Kalaulah kalian benar-benar bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, maka Allah akan memberikan kepada kalian riski sebagaimana Allah memberikan riski kepada burung, Burung diwaktu pagi meninggalkan sarangnya dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang." [HR. Tirmidzi].








***
Diselesaikan di siang hari Pulogebang, Cakung, Jaktim 3 Syaban 1441 H


#Writefromhome
#Day5











2 comments for "HATI SABAR RISKI TERHAMPAR"

Post a comment