Featured Post

TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI



Islam datang dengan sempurna mengatur kehidupan Kaum muslimin dengan sangat baiknya. tidak hanya mengatur urusan manusia dengan Penciptanya, dari ibadah dan ketaatan, juga mengatur hubungan antara sesama manusia.

MEMBERIKAN MANFAAT UNTUK SESAMA 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia [HR Ahmad]

Ini adalah karakter yang harus dimiliki oleh setiap muslim dan muslimah, maka jauh sekali dan sangat bertolak belakang dengan sifat egoisme (mementingkan diri sendiri), tidak perduli terhadap sekitar.

Bahkan dalam sejarah Islam kaum Anshor mereka lebih mementingkan saudara mereka kaum Muhajirin dibanding diri-diri mereka sendiri.

Allah Subhaanahu wa ta'aala berfirman yang artinya : "Dan orang-orang Anshor yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah ke tempat mereka. Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan, Dan barangsiapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung (Qs Al-Hasyr 9).

Baca juga : 8 perkara yang Rasulullah berlindung darinya

PENGORBANAN ORANG LAIN UNTUKMU

Mungkin kamu tidak merasakan, atau tidak sadar banyaknya orang disekitarmu berkorban dan berjasa bagimu. yang paling dekatnya adalah orang tuamu, apakah atas semua perjuangannya untukmu, sehari saja kamu tak mendoakan ampunan untuk mereka? apakah semua pengorbanan itu hanya agar kamu lupa dan jarang menelphone mereka? sekedar mengucap salam dan bertanya kabar?

Sungguh ini adalah sifat yang dicela semua orang. belajar dari sifat ini, dalam kondisi seperti ini, kondisi wabah seperti ini benarkah sikap egoisme ini tetap dipertahankan dan dampaknya memberikan bahaya dan kerugian bagi orang lain?

HARGAILAH MEREKA YANG BERJUANG DAN BERKORBAN UNTUKMU

"Dua jenis manusia yang tak dipungkiri pengorbanannya: orang alim yang menjelaskan agama dan para dokter yang mengobati penyakit" (Dikutip dari akun Twitter Syaikh Ushaimi hafidzahullah)

Dalam kondisi wabah seperti ini, Dokter yang lebih faham tentang hal ini, maka aku mengikuti arahan mereka dan tidak acuh atau bahkan menonjolkan egoisme yang tidak berlandaskan ilmu. Semoga Allah menjaga mereka dan memberi pahala yang besar.

raehanul_bahraen

UNTUK YANG MASIH BERJUANG DI LUAR,
HATI-HATI YA

Ada sebagian besar yang masih harus bekerja diluar, nampak sekali bahwa kewajibanlah yang menuntut mereka, kamu pun melihat hati-hati orang kaya yang dermawan mengulurkan bantuan dan memberikan sebagian riski yang Allah titipkan. Indahnya kebersamaan dalam naungan Islam saling memberi dan menolong.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang sedang kesulitan, maka Allah Azza Wa Jalla akan memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat". [HR Muslim}





***
Diselesaikan malam hari di Pulogebang, Cakung, Jaktim 8 Syaban 1441 H

#Writefromhome
#Day9