Featured Post

SALAH SATU MANFAAT MENULIS





Bismillah 

Di masa-masa ini kegiatan yang saya rasa kurang memiliki tempat dihati-hati kebanyakan orang, apalagi mereka yang ada di usia-usia muda yaitu membaca. membaca disini bukan secara umumnya, karena semua orang membaca baik itu membaca berita terbaru, ataupun status yang menumpuk diberanda terdepan handphone yang sangat erat dengan tangan kita, bukan itu yang saya maksudkan 

Membaca yang saya maksud adalah, mentelaah ilmu, membaca buku yang berisi informasi, membuat pembacanya menemukan sesuatu faedah baru yang sangat berharga dan membekas di hatinya. 
apalagi jika faedah tersebut mengandung kebaikan yang ia ingin agar orang lain ikut merasakan dan mendapatkannya.

Ada yang disibukkan oleh hal lain, akhirnya buku yang akan dibaca, ditargetkan selesai tanggal sekian, entah sampai kapan akan selesai. Ini renungan untuk kita semua, betapa media sosial telah banyak menyita waktu kita. Jika mau meluangkan setengah jam saja kita bisa membaca kurang lebih 12 halaman buku dengan bacaan penuh rasa nyaman dan tenang. 

Jika minat baca sudah rendah, apakah seorang penulis jadi kurang bersemangat dalam menulis, siapa yang akan membaca tulisannya? siapa yang akan mengambil manfaat dari tulisannya? 

Teman-teman sekalian dari sinilah saya ingin menuliskan, tentang salah satu manfaat menulis. Sebuah tulisan untuk memotivasi diri dan agar supaya lebih mengetahui arti menulis sebenarnya.

SEORANG YANG MENULIS BISA LEBIH DIKENANG DIBANDING YANG TIDAK MENULIS

Sering kita mendengar dan membaca hadits-hadits Rasulullah shallallahu 'aaihi wa sallam 
diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, na'am

Dua Imam Ahli Hadits ini salah satu contoh dan bukti yang Allah karuniakan kepada seorang hamba dari manfaat menulis, Syaikh Abdul Karim Al-Khudhair mengatakan : "Bukan berarti hanya dua imam ini yang dikenal sebagai imam dalam ilmu hadits bahkan ada yang lainnya seperti Yahya bin Ma'iin, Ali ibnul Madini, Abu Hatim dan selainnya."
Allah melanggengkan penyebutan dua imam yaitu Imam Bukhari dan Imam Muslim dengan kitab mereka, ini menunjukkan tentang keutamaan menulis. 

Kita jumpai penyebutan nama mereka disetiap waktu, dan di berbagai negara kaum muslimin, dikatakan Berkata Imam Bukhari rahimahullah Semoga Allah merahmatinya.
Maka dengan sebab menulislah Allah langgengkan seorang jika dalam penulisannya ikhlas karena Allah Azza Wa Jalla.

SIAPA YANG PERTAMA KALI MENGAMBIL MANFAAT DARI TULISANMU?

Yang pertama kali mendapatkan faedah dan manfaat dari tulisan adalah penulisnya, oleh karenanya Imam Muslim dalam muqadimah bukunya beliau mengatakan : "JIka Aku diberi semangat dalam menyusunnya, dan ditetapkan untukku untuk menyelesaikannya, maka akulah yang pertama kali mendapat manfaatnya secara khusus."

Kalaupun seorang penulis tidak mendapat manfaat dari tulisannya kecuali didoakan untuknya rahmat saat sudah tiada, dikatakan rahimahullah semoga Allah merahmatinya, tanpa melihat apakah manusia bisa mendapat hidayah dari tulisannya, atau mendapatkan petunjuk dari tulisannya atau tidak, maka itu sudah merupakan ganjaran yang besar dan pahala yang agung.

Berapa banyak manusia yang mengambil manfaat dari kitab Shahih Al Bukhari dan juga Shahih Muslim dan itu terus sepanjang waktu, maka menulis memiliki tempat yang agung.

Sekarang pun, saat ada kawan kita atau guru kita yang menulis tulisan yang bermanfaat untuk kita, atau guru kita menulis buku yang sangat bermanfaat kita belum bisa membelinyapun saat berada di pameran buku kita berkata kepada kawan kita : "Maa syaa Allah, ini bukunya fulan Jazaahullohu khoiran semoga Allah membalasnya dengan kebaikan, bukunya sangat bermanfaat, tulisan-tulisannya sangat menginspirasi maka ini menunjukkan keutamaan menulis, terlebih jika tulisan kita memberi manfaat untuk manusia.

BUKAN BERARTI HARUS CEPAT-CEPAT MENJADI PENULIS MENYUSUN BUKU

Dan bukan berarti seorang terburu-buru dalam menulis sebelum menjadi ahli dalam bidangnya (ta'ahhul) atau agar supaya dikatakan ini orangnya produktif, atau agar dikatakan seorang penulis
Nas'alullahal 'Aafiyah, ini merupakan bencana dan keburukan baginya jika niatnya seperti ini 

Penuntut ilmu jika menuntut ilmu agar supaya dikatakan wah dia seorang Tholibul Ilm lo, seorang penuntut ilmu atau agar supaya dikatakan, wah dia seorang yang berilmu ya. maka yang seperti ini akan menjadi manusia yang paling rugi.

Maka wajib atas setiap penuntut ilmu ikhlas dalam menuntut ilmu, dan jika ia menulis hendaklah ia menulis hal yang bermanfaat yang tujuannya adalah mendekatkan dirinya dengan tulisannya itu semakin dekat kepada Allah Azza Wa Jalla.






=========================================

Selesai ditulis dimalam hari 24 Dzulqa'dah 1441 H di Pulogebang, Cakung, Jaktim


Penulis : Aditya Bahari

No comments for "SALAH SATU MANFAAT MENULIS"